Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2019

Ujian IPA Online

Ujian IPA Online 2019

Selasa, 27 Agustus 2019

Kalimat Efekti

Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif dapat diartikan sebagai susunan kata yang mengikuti kaidah kebahasaan secara baik dan benar. Tentu saja karena kita berbicara tentang bahasa Indonesia, kaidah yang menjadi patokan kalimat efektif dalam bahasan ini adalah kaidah bahasa Indonesia menurut ejaan yang disempurnakan (EYD).

Syarat Kalimat Efektif

Pada dasarnya, ada empat syarat utama sebuah kalimat dapat dikatakan efektif atau tidak.

1. Sesuai EYD

Sebuah kalimat efektif haruslah menggunakan ejaan maupun tanda baca yang tepat. Kata baku pun mesti menjadi perhatian agar tidak sampai kata yang kamu tulis ternyata tidak tepat ejaannya.

2. Sistematis

Sebuah kalimat paling sederhana adalah yang memiliki susunan subjek dan predikat, kemudian ditambahkan dengan objek, pelengkap, hingga keterangan. Sebisa mungkin guna mengefektifkan kalimat, buatlah kalimat yang urutannya tidak memusingkan. Jika memang tidak ada penegasan, subjek dan predikat diharapkan selalu berada di awal kalimat.

3. Tidak Boros dan Bertele-tele

Jangan sampai kalimat yang kalian buat terlalu banyak menghambur-hamburkan kata dan terkesan bertele-tele. Pastikan susunan kalimat yang kalian rumuskan pasti dan ringkas agar orang yang membacanya mudah menangkah gagasan yang kalian tuangkan.

4. Tidak Ambigu

Syarat kalimat efektif yang terakhir, kalimat efektif menjadi sangat penting untuk menghindari pembaca dari multiftafsir. Dengan susunan kata yang ringkas, sistemastis, dan sesuai kaidah kebahasaan; pembaca tidak akan kesulitan mengartikan ide dari kalimat kalian sehingga tidak ada kesan ambigu.

Ciri-ciri Kalimat Efektif
Untuk membuat kalimat efektif tidaklah sulit asalkan sudah memahami ciri-ciri suatu kalimat dikatakan efektif. Berikut ini adalah 5 ciri-ciri sehingga suatu kalimat dapat kita katakan efektif.
1. Kesepadanan Struktur
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah kelengkapan struktur dan penggunaannya. Inilah yang dimaksud dengan kesepadanan struktur. Ada beberapa hal yang menyangkut ciri-ciri yang satu ini.
a. Pastikan kalimat yang dibuat mengandung unsur klausa minimal yang lengkap, yakni subjek dan predikat.
b. Jangan taruh kata depan (preposisi) di depan subjek karena akan mengaburkan pelaku di dalam kalimat tersebut.
Contoh kalimat efektif dan tidak efektif:
Bagi semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (tidak efektif)
Semua peserta diharapkan hadir tepat waktu. (efektif)

c. Hati-hati pada penggunaan konjungsi yang di depan predikat karena membuatnya menjadi perluasan dari subjek.

Contoh:
Dia yang pergi meninggalkan saya. (tidak efektif)
Dia pergi meninggalkan saya. (efektif)

d. Tidak bersubjek ganda, bukan berarti subjek tidak boleh lebih dari satu, namun lebih ke arah menggabungkan subjek yang sama.

Contoh:
Adik demam sehingga adik tidak dapat masuk sekolah. (tidak efektif)
Adik demam sehingga tidak dapat masuk sekolah. (efektif)

2. Kehematan Kata

Karena salah satu syarat kalimat efektif adalah ringkas dan tidak bertele-tele, kalian tidak boleh menyusun kata-kata yang bermakna sama di dalam sebuah kalimat. Ada dua hal yang memungkinkan kalimat membuat kalimat yang boros sehingga tidak efektif. Yang pertama menyangkut kata jamak dan yang kedua mengenai kata-kata bersinonim. Untuk menghindari hal tersebut, berikut ini contoh mengenai kesalahan dalam kata jamak dan sinonim yang menghasilkan kalimat tidak efektif.
Contoh Kata Jamak:
Para siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (tidak efektif)
Siswa-siswi sedang mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi. (efektif)
Ketidakefektifan terjadi karena kata para merujuk pada jumlah jamak, sementara siswa-siswi juga mengarah pada jumlah siswa yang lebih dari satu. Jadi, hilangkan salah satu kata yang merujuk pada hal jamak tersebut.
Contoh Kata Sinonim:
Ia masuk ke dalam ruang kelas. (tidak efektif)
Ia masuk ruang kelas.
Ketidakefektifan terjadi karena kata masuk dan frasa ke dalam sama-sama menunjukkan arti yang sama. Namun, kata masuk lebih tepat membentuk kalimat efektif karena sifatnya yang merupakan kata kerja dan dapat menjadi predikat. Sementara itu, jika menggunakan ke dalam dan menghilangkan kata masuk—sehingga menjadi ia ke dalam ruang kelas—kalimat tersebut akan kehilangan predikatnya dan tidak dapat dikatakan kalimat efektif menurut prinsip kesepadanan struktur.

3. Kesejajaran Bentuk

Ciri-ciri yang satu ini menyangkut soal imbuhan dalam kata-kata yang ada di kalimat, sesuai kedudukannya pada kalimat itu. Pada intinya, kalimat efektif haruslah berimbuhan pararel dan konsisten. Jika pada sebuah fungsi digunakan imbuhan me-, selanjutnya imbuhan yang sama digunakan pada fungsi yang sama.
Contoh:
Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan pengolahannya. (tidak efektif)
Hal yang mesti diperhatikan soal sampah adalah cara membuang, memilah, dan mengolahnya. (efektif)

4. Ketegasan Makna

Tidak selamanya subjek harus diletakkan di awal kalimat, namun memang peletakan subjek seharusnya selalu mendahului predikat. Akan tetapi, dalam beberapa kasus tertentu, kalian bisa saja meletakkan keterangan di awal kalimat untuk memberi efek penegasan. Ini agar pembaca dapat langsung mengerti gagasan utama dari kalimat tersebut. Penegasan kalimat seperti ini biasanya dijumpai pada jenis kalimat perintah, larangan, ataupun anjuran yang umumnya diikuti partikel lah atau pun.
Contoh:
Kamu sapulah lantai rumah agar bersih! (tidak efektif)
Sapulah lantai rumahmu agar bersih! (efektif)

5. Kelogisan Kalimat

Ciri-ciri kalimat efektif terakhir yang amat krusial menyangkut kelogisan kalimat yang kalian buat. Kelogisan berperan penting untuk menghindari kesan ambigu pada kalimat. Karena itu, buatlah kalimat dengan ide yang mudah dimengerti dan masuk akal agar pembaca dapat dengan mudah pula mengerti maksud dari kalimat tersebut.
Contoh:
Kepada Bapak Kepala Sekolah, waktu dan tempat kamu persilakan. (tidak efektif)
Bapak Kepala Sekolah dipersilakan menyampaikan pidatonya sekarang. (efektif)

SOAL LATIHAN

(1) Para hadirin semua yang sangat terhormat kami ucapkan terima kasih atas partisipasi yang telah diberikan. (2) Semoga amal budi para ibu/bapak mendapat imbalan dari Tuhan.
Agar kalimat (1) menjadi kalimat efektif, kata yang harus dihilangkan adalah....
A. hadirin, sangat, dan yang
B. para, semua, dan sangat
C. hadirin, yang, dan sangat
D. para, sangat, dan terhormat

(2) Kepada semua siswa peserta lomba, agar segera masuk ke dalam ruang seleksi. (2) Pelaksanaan lomba akan segera dimulai.

Agar kalimat tersebut efektif, kata yang dihilangkan adalah ...
A. semua, lomba, masuk
B. kepada, siswa, segera
C. semua, peserta, agar
D. kepada, semua, lomba

(3) Berikut ini adalah kalimat yang tidak efektif …
A. Pemerintah harusnya tidak antirakyat.
B. Kenaikan harga sembako membuat rakyat menjerit.
C. Cara untuk merawat kulit adalah sangatlah mudah.
D. Menjaga kesehatan tidaklah semudah yang dikira.


(4) Cermati paragraf berikut!
(1) Perusahaan merupakan sebuah organisasi yang bergerak dalam bidang produksi barang ataupun jasa. (2) Barang dan jasa tersebut untuk memenuhi kebutuhan kolega dan pelanggan. Sebagai sebuah organisasi, perusahaan harus bersaing dengan perusahaan lainnya. (3) Agar dapat tampil sebagai pemenang, menejemen harus memiliki keunggulan. (4) Salah satu keunggulan tersebut adalah keunggulan komparatif yang tercermin pada berbagai pelayan yang diberikan.

Kalimat yang menggunakan kata tidak tepat dalam paragraf tersebut adalah kalimat nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

(5) Cermati paragraf berikut!
(1) Potensi wilayah bahari telah menjadi penggerak ekonomi di Indonesia. (2) Penyebabnya adalah pariwisata telah mampu menggerakkan banyak sektor ekonomi lainnya. (3) Di sekitar tempat wisata biasanya sering selalu dibarengi dengan pertumbuhan industri perhotelan dan rumah makan. (4) Selain itu, berkembang pula industri jasa, seperti pemandu wisata, transportasi dan persewaan.

Kalimat tidak efektif dalam paragraf tersebut ditunjukkan nomor ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

(6) Cermatilah kalimat berikut!
Badu harus bertalian orang yang bersangkutan jika ingin mengetahui perdebatannya lebih jelas lagi.

Perbaikan kata tepat untuk mengganti kata bercetak miring pada kalimat tersebut adalah ....
A. menghampiri, perselisihannya
B. berkaitan, pembahasannya
C. bersambung, perbincangannya
D. menghubungi, persoalannya

(7) Cermati kalimat berikut!
Setiap orang dianjurkan mengomsumsi makan makanan yang cukup mengandung energi agar supaya dapat beraktivitas produktif.

Perbaikan tepat kalimat tidak efektif di atas adalah ....
A. Setiap orang dianjurkan mengomsumsi makanan yang cukup mengandung energi agar supaya dapat beraktivitas produktif
B. Setiap orang dianjurkan makan makanan yang cukup mengandung energi agar supaya dapat beraktivitas produktif
C. Setiap orang dianjurkan makan makanan yang cukup mengandung energi agar dapat beraktivitas produktif
D. Setiap orang dianjurkan mengomsumsi makan makanan yang cukup mengandung energi agar mereka dapat beraktivitas produktif

(8) Setelah sekian lama akhirnya Andi mampu mempikat hati Rosalina dan minggu depan ia akan mempersuntingnya gadis cantik itu.

Pada kata bergaris miring di atas seharusnya ialah …

A. Memikat
B. Meperikat
C. Mengikat
D. Pikat

(9) Kerasnya upaya kami dalam menjuangkan nasib para buruh akhirnya sedikit membuahkan hasil yang signifikan.

Kesalahan penggunaan kata dalam kalimat di atas ialah …

A. Kerasnya, seharusnya sekerasnya
B. Menjuangkan, seharusnya memperjuangkan
C. Akhirnya, seharusnya akhiri
D. Sedikit, seharusnya sesedikit mungkin

(10) Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini! :
(1). Pemberian penghargaan dapat menstimulasi semangat berkarya pemuda.
(2). Kurangnya apresiasi dapat mengakibatkan malasnya pemuda dalam berkarya.
(3). Aris menabung dengan tujuan ingin membeli mobil baru.
(4). Bu Ina menyeduhkan teh hangat yang sangat manis sekali ke dalam cangkir kami.

Kalimat tidak efektif ditunjukkan pada kalimat nomor …
Jawaban :
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

KERJAKAN LAGI YA....

1. Kerasnya upaya kami dalam menjuangkan nasib para buruh akhirnya sedikit membuahkan hasil yang signifikan.
Kesalahan penggunaan kata dalam kalimat di atas ialah …
A. Kerasnya, seharusnya sekerasnya
B. Menjuangkan, seharusnya memperjuangkan
C. Akhirnya, seharusnya akhiri
D. Sedikit, seharusnya sesedikit mungkin

2. Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini :
(1). Pemberian penghargaan dapat menstimulasi semangat berkarya pemuda.
(2). Kurangnya apresiasi dapat mengakibatkan malasnya pemuda dalam berkarya.
(3). Aris menabung dengan tujuan ingin membeli mobil baru.
(4). Bu Ina menyeduhkan teh hangat yang sangat manis sekali ke dalam cangkir kami.
Kalimat tidak efektif ditunjukkan pada kalimat nomor …
Jawaban :
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

3. Husein menasehati Ani agar dirinya belajar mengendarai sepeda motor. Supaya dirinya tak selalu menggantungkan dirinya kepada Husein untuk mengantarnya kemana-mana. Kini Husen telah sibuk bekerja sehingga tak punya banyak waktu untuk mengantar Ani pergi ke kampusnya. Bulan depan Ani sudah mulai aktif kuliah. Ia mendapatkan beasiswa bidik misi di kampusnya.
Kalimat yang tidak padu dalam paragraf di atas ialah …
A. Husein menasehati Ani agar dirinya belajar mengendarai sepeda motor.
B. Supaya dirinya tak selalu menggantungkan dirinya kepada Husein untuk mengantarnya kemana-mana.
C. Kini Husen telah sibuk bekerja sehingga tak punya banyak waktu untuk mengantar Ani pergi ke kampusnya.
D. Ia mendapatkan beasiswa bidik misi di kampusnya.

4. Pondok Pesatren dewasa ini menjadi … pilihan yang cukup baik dalam upaya pendidikan bagi anak. Sistem pendidikan agama yang secara khusus … dengan pendidikan umum menjadi nilai jual yang cukup menjanjikan. Selain itu para santri juga secara langsung akan terdidik disiplin dengan … pembelajaran yanga ada di pondok pesantren.
Istilah yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang pada paragraf di atas ialah …
A. Alternatif, diintegrasikan, pola
B. Suprematif, reboisasi, konsep
C. Komposisi, perubahan, akulturasi
D. Kompetitif, toleransi, pluralis

5. Obat mujarab ini memiliki berbagai khasiat seperti melancarkan peredaran darah, … nafsu makan, dan meningkatkan stamina pria.
Kata berimbuhan yang tepat untuk mengisi kekosongan pada kalimat di atas ialah …
A. Menambahkan
B. Menambahi
C. Menambah
D. Ditambahkan

6. Di pulau yang bernama Dresrossa itulah, Luffy dan … bertemu dengan seorang kriminal besar yang dijuluki sebagai Joker.
A. Pertemanan-pertemanan
B. Teman-temanan
C. Temani-temani
D. Teman-temannya

7. Dimanapun kita berada akan tetap terbiasa hidup bersih jika kita telah dibiasakan di rumah.
Kata bergaris bawah pada kalimat di atas sebaiknya diperbaiki dengan kata …
A. Biasa-biasa
B. Membiasakannya
C. Biasa saja
D. Tak biasa

8. Pekerjaan yang dilakukan dengan sangat profesional sekali akan membuahkan hasil yang begitu maksimal dan sangat bermanfaat bagi seluruh banyak manusia di sekitarnya.
Pada kalimat di atas perlu menghilangkan beberapa kata sehingga menjadi kalimat yang efektif.
Beberapa kata yang perlu dihilangkan pada kalimat tersebut ialah
A. Sekali, seluruh
B. Maksimal, bermanfaat
C. Banyak, manusia,
D. Pekerjaan, dilakukan

9. Menyikat gigi tak hanya di lakukan ketika setelah sarapan pagi, tetapi juga dilakukan pada saat sebelum memulai tidur di malam hari.
Pada kalimat tersebut terdapat beberapa hal yang tidak tepat, ketidaktepatan tersebut berupa …
A. penulisan menyikat seharusnya mensikat
B. Penulisan awalan di pada “di lakukan” dan “di malam” semestinya digabung karena tidak menunjukkan keterangan tempat
C. Di malam hari seharusnya diganti dengan si siang hari
D. Sebelum memulai tidur seharusnya diganti dengan sebelum bekerja

10. Pemberian dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) dinilai sebagai langkah yang tidak … bagi masyarakat. Mengingat bantuan ini bersifat … yang akan cepat habis. Seharusnya pemberian bantuan dilakukan dengan cara pelatihan kerja atau wirausaha serta pembukaan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya agar rakyat bisa lebih … dan ….
Istilah yang tepat untuk mengisi ruang rumpang pada kalimat-kalimat di atas ialah …
A. Mendidik, Konsumtif, produktif, mandiri
B. Pendidikan, konsumsi, produktivitas, kemandirian
C. Didiklah, Kosumen, produsen, berdikari
D. Didik, mengonsumsi, meproduksi, memandirikan

11. Salah satu objek wisata dikabupaten Pesisir Barat adalah pulau Pisang.
Kesalahan penulisan pada kalimat di atas ditunjukkan pada …
A. Objek seharusnya subyek
B. Barat seharusnya timur
C. Penulisan kata hubung “di” pada dikabupaten seharusnya dipisah
D. Pulau pisang seharusnya pulau nias

12. Terima kasih banyak telah sudi memberikan tumpangan pada saya, saya sangat merasa tertolong!
Kesalahan penggunaan tanda baca pada kalimat di atas ialah …
A. Pada awala kalimat dan akhir kalimat seharusnya diberi tanda petik (“)
B. Di akhir kalimat seharusnya diberi tanda tanya (?)
C. Setelah kata “Terima kasih” seharusnya diberi tanda koma (,)
D. Setelah kata “tertolong” seharusnya diberi tanda titik (.) buka tanda seru (!)

13. Ibu membuat kue cucur sangat terlalu manis, sehingga tak enak dimakan.
Kalimat tersebut akan menjadi efektif dihilangkan kata …
A. Dihilangkan kata “Ibu”
B. Dihilangkan kata “cucur”
C. Dihilangkan kata “enak”
D. Dihilangkan kata “sangat”

14. Setelah sekian lama akhirnya Andi mampu mempikat hati Rosalina dan minggu depan ia akan mempersuntingnya gadis cantik itu.
Pada kata bergaris miring di atas seharusnya ialah …
A. Memikat
B. Meperikat
C. Mengikat
D. Pikat

15. Pada akhirnya Alif mampu … pertaruhan dengan Raja untuk … foto Sarah, seorang gadis cantik keponakan Kiai Rais.
Istilah yang tepat untuk melengkapi kalimat ruang rumpang di atas ialah …
A. Memenangkan, mendapatkan
B. Menang, dapat
C. Dimenangkan, didapatkan
D. Menang, didapatkan


Rabu, 31 Juli 2019

Jenis-Jenis Paragraf dan Contohnya

Paragraf dapat didefinisikan sebagai susunan dari beberapa kalimat yang memiliki gagasan pokok di dalamnya dan terdiri atas beberapa kalimat penjelas dan satu kalimat utama. Dalam sebuah paragraf gagasan pokok terdapat pada kalimat utama yang merupakan inti permasalahan yang sedang dibahas. Kalimat-kalimat lainnya yang berkedudukan sebagai kalimat penjelas yang berfungsi merincikan, menjabarkan, serta memperkuat gagasan pokok yang terdapat pada kalimat utama. 

1. Berdasarkan Letak Gagasan Utama:
a. Paragraf Deduktif
Paragraf Deduktif adalah paragraf yang memiliki gagasan pokok atau gagasan utama di awal paragraf. Selanjutnya diikuti dengan kalimat penjelas setelah kalimat utama di awal, paragraf ini menggunakan pola pengembangan umum – khusus.
Contoh 1:
Sepak bola adalah olah raga yang digemari oleh semua kalangan. Hal tersebut tentu benar adanya. Setiap ada kompetisi sepak bola dari tingkat manapun dapat dipastikan akan dipenuhi oleh banyak penonton. Baik dari kalangan anak-anak, remaja, ibu-ibu, dan lainnya. Banyak dari kalangan profesional, akademisi, politisi, dan dari latarbelakang apa saja telah memiliki komunitasnya sendiri dalam bermain sepak bola. Bahkan pertandingan sepak bola untuk ibu-ibu pun marak diselenggarakan dewasa ini. Di sekolah-sekolah pertandingan sepak bola antar kelas juga seringkali dilakukan. Hal ini tentu membuktikan bahwa olah raga ini menjadi kegemaran dari berbagai kalangan di masyarakat.
b. Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang gagasan utama atau gagasan pokoknya terletak dalam kalimat utama di akhir paragraf. kalimat-kalimat penjelas berada di awal sebelum kalimat utama. Paragraf ini berpola khusus – umum.
Contoh 2 :
Tak seperti dahulu sewaktu zaman para orang tua bersekolah yang sangat minim dalam membawa uang saku. Bahkan seringkali tak membawa uang untuk ke sekolah karena sebab kondisi orang tua dan memang aneka jajanan anak tak sebanyak saat ini. Dahulu hanya ada jajanan tradisional dan itu pun dapat dipastikan hampir di setiap rumah memilikinya. Sehingga jajanan dulu tak begitu menarik untuk dibeli. Berbeda halnya dengan saat ini, berbagai varian jajanan sekolah tersedia. Mulai dari yang digoreng, direbus, dipanggang, dan lainnya semua ada. Rasa dari jajanan tersebut juga gurih dan unik sehingga menarik minat anak-anak untuk terus jajan di sekolah. Dampak buruknya anak menjadi semakin kuat jajan dan tidak menyukai makanan yang ada di rumah. Satu hal lagi yang teramat penting. Aneka makanan jajanan anak di sekolah hampir semuanya tidak baik untuk kesehatan dan tak layak konsumsi. Perlu adanya kewaspaan bagi para orang tua tentang kegemarana anak yang terlalu berlebih atas jajanan di sekolah.
c. Paragraf Campuran
Paragraf campuran adalah paragraf yang memiliki dua gagasan utama yakni di awal paragraf dan juga di akhir paragraf. kalimat utama di awal menyampaikan inti permasalahan selanjutnya dijelaskan oleh kalimat-kalimat penjelas dan terakhir ditekankan kembali oleh kalimat utama di akhir paragraf.
Contoh 3 :
Pelestarian lingkungan hidup adalah suatu keterbutuhan yang tak lagi bisa ditunda dan menjadi tanggung jawab kita bersama. Setiap warga negara berkewajiban untuk menjaga, merawat, dan melestarikan lingkungan hidup di sekitar kita. Lingkungan hidup adalah hal-hal yang bersinggungan dan sangat erat kaitannya baik secara langsung maupun tidak dalam hidup kita. Jika lingkungan rusak tentu akan berdampak buruk pada kehidupan kita dan sebaliknya. Maka dari itu penting bagi kita untuk senantiasa menjaganya untuk kehidupan masa depan yang lebih baik.

2. Berdasarkan Bentuk Penyampaiannya:
a. Paragraf Narasi (Menceritakan)
Paragraf Narasi adalah paragraf yang di dalamnya menceritakan runut kejadian secara kronologis berdasarkan keterangan waktu yang jelas.
Contoh 4:
Pagi-pagi sekali aku sudah bergulat dengan laptop dan sejumlah buku referensi kuliah lainnya. Aku bergegas menyelesaikan tuga-tugas kuliahku yang akan dikumpulkan pada dosen pukul 08.00 wib. Semenjak subuh aku telah bergulat dengan ini semua. Perasaan lelah dan penat tak kurasa lagi.
b. Paragraf Eksposisi (Menjelaskan)
Paragraf eksposisi adalah suatu paragraf yang di dalamnya memaparkan tentang suatu hal secara rinci dan sejelas-jelasnya.
Contoh 5:
“Acara bakti sosial yang diselenggarakan oleh sejumlah aktivis sosial dan mahasiswa ini diselenggarakan di kampung kami. Mereka membagi-bagikan secara gratis buku-buku pelajaran sekolah, buku tulis, alat tulis, dan juga tas sekolah kepada anak-anak.”
c. Paragraf Deskripsi (Menggambarkan)
Paragraf Deskripsi adalah jenis paragraf yang di dalamnya menggambarkan tentang keadaan suatu objek sedetai-detailnya. Paragraf ini pada redaksinya seolah mengajak pembaca untuk mengimajinasikan tentang suatu objek yang sedang dibahas pada paragraf.
Contoh 6:
“Pemandangan dari atas gunung dempo sungguh menakjubkan. Terlihat dari atas hamparan petak sawah bak permadani hijau memanjang. Aliran sungai terlingat seperti saluran air yang kecil sekali. Para petani terlihat seperti semut-semut kecil yang sedang berbaris.”
d. Paragraf Argumentasi (Pendapat)
Paragraf Argumentasi adalah paragraf yang menjelaskan berkenaan dengan suatu permasalahan tertentu dengan menyajikan data-data yang otentik untuk mempertahankan pendapat penulis.
Contoh 7:
Perhatikan penggalan paragraf berikut :
“Al Qur’an adalah satu-satunya kitab suci yang memilik kotentikan yang luar biasa terhadap segala sesuatu yang terjadi di dunia ini. Beberapa hal mengenai peryataan tersebut telah terbukti kebenarannya. Sebagai contoh ditemukannya jasad Firaun yang dahulu pernah mengejar Nabi Musa disebutkan dalam Al Quran sejak 1400 tahun yang lalu. Belum lagi fakta-fakta ilmiah yang telah dibuktikan oleh para ilmuan masa sekarang, sebelumnya telah dikabarkan oleh Al Quran.”
e. Paragraf Persuasi (Mengajak)
Paragraf persuasi adalah paragraf yang bersifat mempengaruhi pembaca agar mempercayai dan mengikuti apa yang menjadi inti permasalahan dari paragraf tersebut.
Contoh 8:
Perhatikan penggalan paragraf berikut :
“jika anda ingin lulus dan sukses dalam menempuh ujian Nasional maka perlu untuk memilih dan memilah hal-hal yang menjadi prioritas. Misalnya kurangi bermain dan fokuslah dalam belajar. Ikuti pelajaran tambahan di lembaga yang anda percaya dan aktiflah bertanya kepada guru maupun teman anda. Berusahalah dengan maksimal karena usaha yang keras tak akan pernah menghianati hasilnya.”
BACA DAN SELESAIKAN SOAL DI BAWAH INI!

1.    Dilihat dari penampilannya, ia wanita yang anggun, badannya tinggi semampai dengan warna kulit putih kekuning-kuningan. Rambut panjang terurai menutupi sebagian wajahnya yang mempunyai bola mata yang warna coklat dan hidungnya mancung.
Teks di atas termasuk jenis karangan. . . .
a.       Narasi
b.      Eksposisi
c.       Deskripsi
d.      Persuasi


2.    Didunia ini hanya ada 10% orang yang mempunyai, menganut, dan melaksanakan nilai-nilai yang jelas dalam hidupnya. Banyak orang yang bergerak dalam ni;lai abu-abu sehingga terjadi kompromi. Mereka tidak jelas, apakah dunia ini dunia atau rohani. Pengotakkannya sebenarnya begitu jelas nilai-nilai hidup ini sangat penting karena mereka akan menjadi penggerak dalam keberadaan kita. Kalau kita memegang nilai-nilai maka kita akan tahu arah hidup ini. Nilai itu akan menggerakkan sikap dan kita akan bergerak pada tujuan.
Teks di atas termasuk jenis karangan….
a.       Narasi
b.      Deskripsi
c.       Eksposisi
d.      Argumentasi


3.  Sudah waktunya orang-orang yang bertempat tinggal di desa merupakan cara berfikir mereka. Setidaknya ada orang yang bisa merubah cara berfikir mereka tentang anak yang baru lulus dari sd harus menikah. Selain orang-orang yang bisa merubah mreka, setidaknya mereka juga berfikir sendiri bahwa anaknya harus setinggi mungkin untuk sekolah supaya bisa mencapai cita-cita yang ingin diraihnya. Dari cara berfikir mereka yang seperti itu mereka akan sedikit mengurangi jumlah penduduk Indonesia yang semakin lama semakin bertambah.
Teks di atas merupakan karangan….
a.       Persuasi
b.      Argumentasi
c.       Eksposisi
d.      Deskripsi

4.  Anak itu berjalan cepat menuju pintu rumahnya karena merasa khawatir seseorang akan memergoki kedatangannya. Sedikit susah payah dia membuka pintu itu. Ia begitu terkejut ketika daun pintu terbuka seorang lelaki berwajah buruk tiba-tiba berdiri di hadapannya. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengayunkan tinjunya ke arah perut lelaki misterius itu. Ia semakin terkejut karena ternyata lelaki itu tetap bergeming. Raut muka lelaki itu semakin menyeramkan, bagaikan seekor singa yang siap menerkam. Anak itu pun memukulinya berulang kali hingga ia terjatuh tak sadarkan diri
Teks di atas termasuk jenis karangan ……..
a.       Narasi
b.      Persuasi
c.       Argumentasi
d.      Eksposisi

5.   Sebaiknya pemerintah melakukan penghematan. Selama ini, pemerintah boros dengan cara tiap tahun membeli ribuan mobil dinas baru serta membangun kantor-kantor baru dan guest house. Pemerintah juga selalu menambah jumlah PNS tanpa melakukan perampingan, membeli alat tulis kantor (ATK) secara berlebihan, dan sebagainya. Padahal, dana yang dimiliki tidak cukup untuk itu.
Teks di atas termasuk karangan…..
a.      Narasi
b.      Deskripsi
c.      Eksposisi
d.      Persuasi

6.     Bahtsul masail sendiri merupakan forum diskusi keagamaan yang sudah mendarah daging di pesantren. Di dalamnya, dibahas persoalan-persoalan masyarakat yang membutuhkan tinjauan keagamaan secara ilmiah, rinci, dan terukur. Perlu diketahui pula bahwa sebagian besar topik yang muncul didasarkan atas laporan, aduan, atau keluhan masyarakat tentang persoalan agama, sosial, budaya, hingga ekonomi. Bisa dikatakan bahwa bahtsul masail sesungguhnya merupakan cara khas pesantren untuk menyuarakan aspirasi masyarakat melalui perspektif agama.
Teks di tas merupakan jenis karangan….
a.       Narasi
b.      Persuasi
c.       Deskripsi
d.      Eksposisi

7.      Banjir di Pandeglang, Provinsi Banten , sungguh mengerikan. Arus banjir sangat deras. Banyak pohon di pinggir kali bertumbangan. Ribuan hektare sawah dan rumah warga terendam air setinggi puluhan sentimeter hingga dua meter. Keadaan seperti ini sudah berlangsung selama satu minggu. Akibatnya, beberapa warga mulai mengungsi karena listrik padam dan bekal makanan sudah habis. Akan tetapi ada juga sebagian warga yang tetap bertahan di rumah tingkat sederhana karena tidak ada lagi tempat untuk mengungsi. Anehnya, pemerintah setempat belum memberikan bantuan yang berarti.
Teks di atas termasuk jenis karangan ….
a.       Deskripsi
b.      Narasi
c.       Eksposisi
d.      Persuasi

8. Paragraf berikut yang merupakan teks laporan hasil observasi adalah . . . .
a)    Perpustakaanku berukuran 30 meter persegi. Di dalamnya terdapat beberapa kelompok buku. Kelompok buku tersebut adalah fiksi, nonfiksi, pengetahuan umum, dan referensi. Setiap hari pengunjung perpustakaanku rata-rata 50 orang. Jumlah pengunjung yang begitu banyak bisa dilayani oleh satu orang pustakawan.
b)    Kegiatan diikuti oleh 1600 siswa dan guru. Selama kegiatan berlangsung, semua peserta sehat-sehat saja, hanya ada satu peserta yang pingsan saat api unggun akan dinyalakan. Setelah diperiksa dokter, ternyata siswa tersebut hanya ketakutan saja. Minggu pagi, esok harinya, semua peserta bersiap-siap untuk pulang.
c)    Mungkin tidak banyak orang menyadari bahwa sebenarnya sarapan adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan. Tidak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi Anda terpenuhi sepanjang hari. Selain memberi energi pada tubuh, sarapan juga memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya.
d)    Kata "tsunami" berasal dari bahasa Jepang yang berarti pelabuhan ("tsu") dan gelombang ("nami". Tsunami adalah rangkaian gelombang yang timbul akibat air yang ada di danau atau di laut secara cepat bergerak dalam skala yang besar.

9.   Paragraf berikut yang merupakan teks tanggapan deskriptif adalah . . . .
a)    Perpustakaanku berukuran 30 meter persegi. Di dalamnya terdapat beberapa kelompok buku. Kelompok buku tersebut adalah fiksi, nonfiksi, pengetahuan umum, dan referensi. Setiap hari pengunjung perpustakaanku rata-rata 50 orang. Jumlah pengunjung yang begitu banyak bisa dilayani oleh satu orang pustakawan.
b)    Dangau-dangau kecil yang berjajar di tepi danau Tanjung Puri, desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, kini tampak sepi. Pun mobil-mobil pengunjung tak satu pun terlihat parkir di halaman di sekitar danau itu. Pengelola restoran di Tanjung Puri, Suriansyah, mengatakan, sepinya pengunjung ke obyek wisata itu disebabkan lokasinya yang cukup jauh dari kota Tanjung. Akibatnya, warga malas ke sana kalau hanya sekadar makan atau jalan-jalan. Di satu sisi memang daya tarik yang ditawarkan juga hanya pemandangan hutan dan danau.
c)    Kata "tsunami" berasal dari bahasa Jepang yang berarti pelabuhan ("tsu") dan gelombang ("nami". Tsunami adalah rangkaian gelombang yang timbul akibat air yang ada di danau atau di laut secara cepat bergerak dalam skala yang besar.
d)    Seorang pekerja di industri Optik Olympus memperagakan sebuah prototipe magneto aptical disk terkecil di dunia dengan garis tengah 50 mm, dengan kapasitas 730 MB dikembangkan oleh Olympus dan Sanyo.

10. Paragraf berikut yang merupakan teks eksposisi adalah . . . .
a)    Dangau-dangau kecil yang berjajar di tepi danau Tanjung Puri, desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, kini tampak sepi. Pun mobil-mobil pengunjung tak satu pun terlihat parkir di halaman di sekitar danau itu. Pengelola restoran di Tanjung Puri, Suriansyah, mengatakan, sepinya pengunjung ke obyek wisata itu disebabkan lokasinya yang cukup jauh dari kota Tanjung. Akibatnya, warga malas ke sana kalau hanya sekadar makan atau jalan-jalan. Di satu sisi memang daya tarik yang ditawarkan juga hanya pemandangan hutan dan danau.
b)    Perpustakaanku berukuran 30 meter persegi. Di dalamnya terdapat beberapa kelompok buku. Kelompok buku tersebut adalah fiksi, nonfiksi, pengetahuan umum, dan referensi. Setiap hari pengunjung perpustakaanku rata-rata 50 orang. Jumlah pengunjung yang begitu banyak bisa dilayani oleh satu orang pustakawan.
c)    Mungkin tidak banyak orang menyadari bahwa sebenarnya sarapan adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan. Tidak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi Anda terpenuhi sepanjang hari. Selain memberi energi pada tubuh, sarapan juga memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya.
d)    Wajahnya pucat, pakaiannya kusut dan kumal, rambutnya lengket tidak tersentuh air. Di sandangnya sarung ke leher dengan peci butut. Ia berjalan tertatih-tatih sambil menyeret sandal jepit yang tinggal separuh.

11. Paragraf berikut yang merupakan teks eksplanasi adalah . . . .
a)    Mungkin tidak banyak orang menyadari bahwa sebenarnya sarapan adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan. Tidak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi Anda terpenuhi sepanjang hari. Selain memberi energi pada tubuh, sarapan juga memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya.
b)    Dangau-dangau kecil yang berjajar di tepi danau Tanjung Puri, desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, kini tampak sepi. Pun mobil-mobil pengunjung tak satu pun terlihat parkir di halaman di sekitar danau itu. Pengelola restoran di Tanjung Puri, Suriansyah, mengatakan, sepinya pengunjung ke obyek wisata itu disebabkan lokasinya yang cukup jauh dari kota Tanjung. Akibatnya, warga malas ke sana kalau hanya sekadar makan atau jalan-jalan. Di satu sisi memang daya tarik yang ditawarkan juga hanya pemandangan hutan dan danau.
c)    Perpustakaanku berukuran 30 meter persegi. Di dalamnya terdapat beberapa kelompok buku. Kelompok buku tersebut adalah fiksi, nonfiksi, pengetahuan umum, dan referensi. Setiap hari pengunjung perpustakaanku rata-rata 50 orang. Jumlah pengunjung yang begitu banyak bisa dilayani oleh satu orang pustakawan.
d)    Kata "tsunami" berasal dari bahasa Jepang yang berarti pelabuhan ("tsu") dan gelombang ("nami". Tsunami adalah rangkaian gelombang yang timbul akibat air yang ada di danau atau di laut secara cepat bergerak dalam skala yang besar.

12. Paragraf berikut yang merupakan teks narasi adalah . . . .
a)    Wajahnya pucat, pakaiannya kusut dan kumal, rambutnya lengket tidak tersentuh air. Di sandangnya sarung ke leher dengan peci butut. Ia berjalan tertatih-tatih sambil menyeret sandal jepit yang tinggal separuh.
b)    Perpustakaanku berukuran 30 meter persegi. Di dalamnya terdapat beberapa kelompok buku. Kelompok buku tersebut adalah fiksi, nonfiksi, pengetahuan umum, dan referensi. Setiap hari pengunjung perpustakaanku rata-rata 50 orang. Jumlah pengunjung yang begitu banyak bisa dilayani oleh satu orang pustakawan.

c)    Mungkin tidak banyak orang menyadari bahwa sebenarnya sarapan adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan. Tidak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi Anda terpenuhi sepanjang hari. Selain memberi energi pada tubuh, sarapan juga memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya.

d)    Dangau-dangau kecil yang berjajar di tepi danau Tanjung Puri, desa Kasiau, Kecamatan Murung Pudak, kini tampak sepi. Pun mobil-mobil pengunjung tak satu pun terlihat parkir di halaman di sekitar danau itu. Pengelola restoran di Tanjung Puri, Suriansyah, mengatakan, sepinya pengunjung ke obyek wisata itu disebabkan lokasinya yang cukup jauh dari kota Tanjung. Akibatnya, warga malas ke sana kalau hanya sekadar makan atau jalan-jalan. Di satu sisi memang daya tarik yang ditawarkan juga hanya pemandangan hutan dan danau.

13. Berikut yang termasuk teks tanggapan deskriptif adalah....
a)    Upaya restorasi hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak atau TNGHS mendesak dilakukan. Kerusakan hutan di kawasan itu kian parah sehingga dikhawatikan mengancam kuantitas dan kualitas air di bagian hulu sungai yang mengalir ke Jakarta, Tangerang, dan Bekasi.
b)    Matahari merangkak perlahan dan menyemburatkan warna kuning keemasan pertanda pagi sudah tiba. Ujung-ujung dedaunan terlihat penuh dengan buliran embun yang menginap semalaman. Para petani mulai tampak mengantri ketika meniti pematang sawah yang lembab. Riuh tawa memenuhi mulut mereka yang tak henti-hentinya mengepulkan asap tembakau. Di tangan mereka yang kekar, sabit dan cangkul menyatu bersama lumpur cokelat kehitaman.
c)    Kebakaran pada tahun 1755 di museum di Oxford, Inggris, menghancurkan kerangka lengkap burung dodo terakhir. Burung dodo telah punah 75 tahun sebelumnya sebagai korban penjelajah dan pendatang Eropa yang pertama kali bertemu burung tersebut pada tahun 1558 di sebuah pulau tak berpenghuni di Samudra Hindia.

d)    Gajah kerdil Borneo, merupakan spesies gajah yang dijumpai pada Oktober 2003 dan disahkan sebagai spesies gajah baru. Hasil penelitian oleh tim dari Universitas Colombia menunjukkan, DNA gajah kerdil Bordeo (Kalimantan) mempunyai persamaan genetik dengan gajah Sumatera, sehingga termasuk subspesies gajah Asia.

Jika mau download materi klik di sini